Instalasi nmap Berbasis Windows

What Is Nmap ??

Nmap (Network Mapper) adalah sebuah aplikasi atau tool yang berfungsi untuk melakukan port scanning. Nmap dibuat oleh Gordon Lyon, atau lebih dikenal dengan nama Fyodor Vaskovich. Aplikasi ini digunakan untuk meng-audit jaringan yang ada. Dengan menggunakan tool ini, kita dapat melihat host yang aktif, port yang terbuka, Sistem Operasi yang digunakan, dan feature-feature scanning lainnya. Pada awalnya, Nmap hanya bisa berjalan di sistem operasi Linux, namun dalam perkembangannya sekarang ini, hampir semua sistem operasi bisa menjalankan Nmap.

For What ?

Berdasarkan rilis yang dikeluarkan oleh nmap.org, penggunaan Nmap sesuai dengan apa yang kita butuhkan. Bila kita menggunakan Nmap untuk melihat port yang terbuka, maka perintahnya akan berbeda dengan perintah bila kita ingin menggunakan Nmap untuk melihat host yang aktif. Bentuk dasar dari perintah Nmap adalah :
"nmap <option> <target>"
Untuk optionnya, silakan gunakan perintah :
"nmap --help"
Dan beberapa perintah-perintah lain bisa digunakan, tergantung kondisi, bisa dibaca di http://www.toolshowto.com

Nmap menyediakan 2 macam type scan yang pertama TCP Scan dan Non-TCP Scan.

  1. TCP Scan
  • Ack Scan
Gunakan ACK scan untuk memetakan aturan firewall. Dapat membantu menentukan apakah firewall itu merupakan simple packet filter yang membolehkan hanya koneksi-koneksi tertentu (koneksi dengan bit set ACK) atau suatu firewall yang menjalankan advance packet filtering.Dengan Cara input nmap perintah lalu target


  • Fin Scan
Teknik ini hanya dapat dipakai pada stack TCP/IP berbasis UNIX. Teknik ini mengirim suatu paket FIN ke port sasaran. FIN scan dapat membedakan port "tertutup" dan port "terbuka | filtered" pada beberapa sistem.


  • Maimon Sacn
Teknik ini akan mengirimkan FIN dan ACK. Terhadap beberapa sistem BSD beserta turunannya dapat membedakan antara port "tertutup" dan port "terbuka | filtered".


  • Null Sacn
Teknik ini membuat off semua flag. Null scan dapat membedakan port "tertutup" dan port "terbuka| filtered" pada beberapa sistem.
  • TCP Syn Scan
SYN Scan adalah teknik yang paling popular dan merupkan scan default dari nmap. Teknik ini tidak menggunakan 3 way hanshae secara lengkap, maka dari itu sering diset half open scanning. Bila SYN/ACK diterima dari port sasaran, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa port itu berada dalam status LISTENING. Teknik ini tidak membuat koneksi penuh, maka tidak akan terdeteksi dan tidak tercatat pada log jaringan.


  • TCP Connect Scan
=Jenis scan ini konek ke port sasaran dan menyelesaikan three-way handshake (SYN, SYN/ACK, dan ACK). Scan jenis ini mudah terdeteksi oleh sistem sasaran.
  • Window Scan
Teknik ini dapat mendeteksi port-port terbuka maupun terfilter/tidak terfilter pada sistem sistem tertentu (sebagai contoh, AIX dan FreeBSD) sehubungan dengan anomali dari ukuran windows TCP yang dilaporkan.
  • Xmas Tree Scan
Teknik ini mengirimkan suatu paket FIN, URG, dan PUSH ke port sasaran. Berdasarkan RFC 793, sistem sasaran akan mengembalikan suatu RST untuk semua port yang tertutup.


           2.Non TCP


  • UDP Scan
UDP port scan. UDP pada umumnya lebih lambat dan lebih sulit untuk memindai dari TCP, dan sering diabaikan oleh auditor keamanan.
  • IP Scan Protocol
Scan IP protokol (TCP, ICMP, IGMP, dll) untuk menemukan layanan yang didukung oleh mesin target.
  • Scan List
Hanya daftar mana yang akan dipindai (dengan nama reverse DNS jika tersedia).
  • Ping Pemindaian
Hanya daftar mana yang akan dipindai (dengan nama reverse DNS jika tersedia).


     3.Scan Option
a. -A (Enable all advanced/aggressive options)
Merupakan TCP scan dengan mengakrifkan semua opsi yang ada, deteksi OS (-O), deteksi versi (-sV), script scanning (-sC), dan traceroute (- traceroute).


b. -O (Operating system detection)
Mendeteksi hanya sistem operasi.


c. -sV (Version detection)
Untuk menemukan versi dari layanan tertentu dari suatu host.


d. -sI (Idle Scan (Zombie))
Paket spoofing yang dikirimkan sehingga target tidak mengetahui. Inputan ini
harus diiringi dengan –sl.


e. -b (FTP bounce attack)
Menggunakan layanan server FTP untuk scan port host lain dengan mengirimkan file ke setiap port yang menarik dari sebuah host target.


   4.Ping Options

1. -PN (Don't ping before scanning)
Jangan memeriksa target sebelum scanning. Scan setiap target yang terdaftar.


2. -PB (Default ping type)
Kirim probe ICMP ping dan probe ACK untuk melihat apakah target yang up (seperti-PE-PA).


3. -PA (ACK ping)
Kirim satu ACK atau lebih untuk memeriksa target. Berikan daftar port atau memakai port default. Contoh masukan: 22,53,80


4. -PS (SYN ping)
Mengirim satu atau lebih probe SYN untuk memeriksa target. Berikan daftar port atau memakai port default. Contoh masukan: 22,53,80




5. -PU (UDP probe)
Mengirim satu atau lebih probe UDP untuk memeriksa target. Berikan daftar port atau memakai port default.


6. -PO (IPProto probe)
Mengirim satu atau lebih probe protokol IP raw untuk memeriksa target. Berikan daftar port atau memakai port default.

Simulasi Digital 7

Aplikasi pengolah simulasi visual tahap praproduksi
Konsep produk

ØPencarian Ide atau konsep produk
Berdasarkan bidang yang dipelajari,pilih ide terkait dengan produk-produk yang dihasilakn dan yang akan dikomunikasikan memlalui simulasi visual.Oleh karena itu keberhasilan tampilan dan proses pembuatan simulasi visualsangat tergantung kepada penentuan ide terkait dengan produk yang akan ditampilan.
ØPembuatan Premis
Premis adalah suatu pernyataan yang akan dijadikan sebagai landasan kesimpulan atau kalimat yang dijadikan dasar penarikan kesimpulan dari dalam penalaran yang akan menjadi hasil focus simulasi visual.Selanjutnya adalah menentukan premis dari konsep dan ide tersebut dengan cara mengambil suatu pernyataan dari ide/konsep untuk dijadikan sebagai sebuah landasan atau penarikan kesimpulan sebagai focus dari hasil simulasi visual yang akan dibuat.
ØPembuatan Sinopsis
Sinopsis adalah ringkasan dari rangkaian jalan cerita dalam tampilan produk simulasi visual dituangkan dalam bentuk teks yang akan digunakan untuk pdoman membuat simulasi visual.Setelah menentukan premis selanjutnya membuat sinopsis secarat urut dan jelas,karena dari sinopsis ini akan dijadikan acauan untuk hasil simulasi visual yang akan dibuat.
ØPembuatan Storyboard
Storyboard adalah sketsa gambar berbentuk tumbnail yang disusun berurutan  sesuai dengan rangkaian jalan cerita.Dengan storyboard ini siswa dapat mewujudkan sinopsis dalam bentuk gambar kepda orang lain dengan labih mudah,untuk kepentingan usulan atau penjelasan simulasi visual.

Aplikasi pengolah simulasi visual tahap produksi

ØInstalasi aplikasi blender (aplikasi yang saya gunakan)
Langkah pertama siapkan master atau installer blandder.
Buka aplikasi tersebut.
Install aplikasi lalau nex dan pilih 1 agree
Centang semua checkbox lalu tekan next
Lalu pilih instal dan tunggu sampei instal selsai, aplikasi siap digunakan.
ØPengenalan Fitur (Carakter)
Secara default saat membuka aplikasi blender,tambila blender yang akan muncul sebagai berikut:
1.Header :menu utama blender
2.Viewport :berisi objek 3d lainnya
3.Toolbar:terdiri dari daftar tools yang memiliki sifat dinamis menurut objek
4.Outliner:struktur data dari objek
5.Properties:berisi berbagai macam panel perintah unutk memodisifikasi objek
6.Timeline:instrucksi yang terkait dengan frame animasi atau unutk sequencer

Menganimasikan

Menganimasikan adalah menggerakkan objek yang telah dibuat sesuai konsep  yang dirancang memalui storyboard. Menganimasiakan meliputi perubahan skala, rotasi dan atau posisi objek dari frame per frame sehingga menimbulkan ilustrasi gerak,
ØAplikasi pengolah simulasi visual tahap pascaproduksi
Editing
Editing adalah membuang atau memotong kata-kata salah yang dianggap tidak perlu atau juga menambah efek, misalnya echo. Editing juga dapat diartikan sebagai suatu proses memilih atau menyunting gambar dari hasil shooting dengan cara memotong gambar ke gambar (cut to cut) atau dengan menggabungkan gambar-gambar dengan menyisipkan sebuah transisi.
Pada proses editing, gambar tidak cukup hanya digabung-gabungkan begitu saja. Banyak sekali variabel yang har4us diketahui dalam proses editing, misalnya camera angle, cameraworks, jenis shoot, motivasi, informasi, komposisi, sound, dan continuity.
Mixing dan Fixing
Mixing adalah mencampur atau menambah musik, background, dan soundeffect sehingga media audio lebih terkesan menarik.Mixing merupakan tahap rekaman suara, mengelola dan menempatkan serta memilih sound yg diinginkan. Sedangkan fixing adalah proses konversi akhir dari keseluruhan proses pemodelan ataupun animasi. Dalam fixing semua data yang telah dibuat diterjemahkan dalam bentuk output (tampilan akhir pada model dan animasi).
Kemasan
Kemasan adalah suatu benda yang berfungsi untuk melindungi, mengamankan produk tertentu yang berada di dalamnya serta dapat memberikan citra tertentu pula untuk membujuk penggunanya.
Untuk menampilkan image dan pandangan terhadap suatu isi produk, maka packaging biasanya dibentuk atau didesain sedemikian rupa, sehingga pesan yang akan disampaikan akan dapat ditangkap oleh pemakai produk dengan baik.
kegiatan ini menempatan produksi ke dalam wadah dengan segala jenis material lainnya, diantaranya meliputi cover design dan kemasan dalam bentuk CD/DVD. Contoh kemasan dalam bentuk cover design dan cover CD/DDVD.Kemasan ini  kemudian akan dijadikan master jika diperlukan penggandaan..

Perakitan Komputer ke 5

Pencarian Kesalahan Periferal pada Komputer


Pencarian dan penyelesaian kesalahan pada perangkat
input dan output

Pencarian dan penyelesaian kesalahan pada perangkat
SCSI dan NIC

Pencarian dan penyelesaian kesalahan pada perangkat input dan output

Pesan/Peringatan Kesalahan
Pesan/peringatan kesalahan dapat diketahui melalui tampilan secara visual 
dilayar monitor dan dapat berkerjanya peralatan yang terpasang di I/O.
Berdasarkan prosedur tes yang dilakukan maka akan didapatkan pesan/peringatan 
kesalahan sebagai tanda adanya masalah di PC. Adapun gejala dan pesan tersebut
adalah sebagai berikut :
No
Gejala
Diagnosa 
Pesan/Peringatan Kesalahan
1
Keyboard tidak bekerja
Hubungan Keyboard dan
PC  bermasalah
Keyboard rusak atau saluran keyboard 
di Motherboard rusak
2
Mouse tidak bekerja (PS2/Com/USB)
Hubungan Mouse dan PC  bermasalah
Mouse rusak atau saluran mouse 
(PS2/Com/USB) di Motherboard rusak
3
Monitor Tidak Dapat menampilkan gambar
 Hubungan antara VGA card 
dan monitor bermasalah
 VGA card brmasalah
 Monitor bermasalah
4
Monitor menampilkan resolusi dan warna tidak optimal
Setting driver monitor
Hubungan antara VGA card 
dan monitor bermasalah
 VGA card brmasalah
Monitor bermasalah
 
No
Gejala
Diagnosa 
Pesan/Peringatan Kesalahan
5
Print preview pada program aplikasi tidak daat dilakukan
Driver printer belum terintsall
6
Print tidak dapat dilaksanakan(Printer melaui LPT/USB)
Driver belum benar
Hubungan printer dengan LPT/USB
bermasalah
Power belum aktif
Tidak tersedia kertas atau
tinta tidak tersedia.
Catride tinta tidak ada
Printer rusak
7
Mencetak tidak sesuai dengan yang diinginkan, misal berulang-ulang, hal tidak sesuai dll
Setting printer belum sesuai
8
Disk dan CD ROM tidak terdeteksi
Hubungan instalasi fisik 
dan power disk/CD ROM 
dengan motherboard bermasalah.
Setup di BIOS belum sesuai
Aktifasi hardware diskdrive
di windows bermasalah
9
Disk atau CD ROM Tidak dapat membaca data
Disket/CD ROM 
 yang dibaca bermasalah
Head atau sensor baca (optic) 
bermasalah, mungkin kotor,
 setting fisik berubah 
atau sudah lemah (rusak)

Pencarian dan penyelesaian kesalahan pada perangkat SCSI dan NIC


  SCSI (Small Computer System Interface) adalah interface transfer data yang umumnya dipakai pada har disk. SCSI tidak begitu dikenal di kalangan umum karena lebih banyak digunakan pada lingkungan yang membutuhkan kehandalan dan kecepatan akses data, misalnya pada server. Biaya yang diperlukanpun mahal dibandingkan dengan SATA maupun ATA.

Memiliki jumlah pin 50 sampai 80 pin. Berbeda dengan SATA dan PATA yang memiliki controller dan port terpadu dengan motherboard, SCSI memiliki card khusus yang dibeli secara terpisah yang dipasang di slot ekspansi di motherboard. Jika kabel PATA hanya bisa menghubungkan maksimal 2 device, SCSI dapat menghubungkan device sebanyak 6 device dalam satu kabel.

SCSI berputar lebih cepat dari pada Hardisk IDE, SCSI berputar sekitar 7200 sampai 10000 rpm, dan teknologi sekarang SCSI mampu berputar hingga 15000 rpm. Hardisk SCSI terdiri dari beberapa tipe seperti SCSI-1, SCSI-2, Ultra2 SCSI, dan Ultra3 SCSI. Berikut versi-versi dari SCSI.

Interkoneksi Antar Komputer

Peralatan interkoneksi antar komputer
Pengaturan alamat komputer dan uji coba interkoneksi antar komputer

Peralatan interkoneksi antar komputer

Hub 
Alat penghubung atar komputer, semua jenis komunikasi hanya dilewatkan oleh hub. hub digunakan untuk sebuah bentuk jaringan yang sederhana (misal hanya untuk menyambungkan beberapa komputer di satu group IP lokal) ketika ada satu paket yang masuk ke satu port di hub
Bridge 
adalah bekerja pada data link layer pada OSI. bridge adalah alat yang digunakan pada suatu jaringan yang berfungsi untuk memisahkan sebuah jaringan yang luas menjadi segment yang lebih kecil
Switch 
adalah komponen jaringan yang di gunakan untuk menghubungkan beberapa HUB untuk membentuk jaringan yang lebih besar atau menghubungkan komputer2 yang mempunyai kebutuhan bandwidth yang besar.


Router 
adalah perangkat jaringan yang digunakan untuk membagi protocol kepada anggota jaringan yang lainnya, dengan adanya router maka sebuah protocol dapat di-sharing kepada perangkat jaringan lain. 
Gateway 
adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk menghubungkan satu jaringan komputer dengan satu atau lebih jaringan komputer yang menggunakan protokol komunikasi yang berbeda sehingga informasi dari satu jaringan computer dapat diberikan kepada jaringan komputer lain yang protokolnya berbeda

Pengaturan alamat komputer dan uji coba interkoneksi antar komputer

Mengatur alamat computer untuk uji coba interkoneksi antar computer bisa dilakukan dengan cara menggatur ip address
Ip addres di bagi menjadi 3 kelas.
Ip kelas a yaitu antara 1-127
Ip kelas b yaitu antara 128-191
Ip kelas c yaitu anatara 192-223
Cara menyabungkan 2 computer dengan LAN
Computer 1 dengan ip 10.10.10.1
Computer 2 dengan ip 10.10.10.2
 

 

 
 


 

- Copyright © Teori Produktif Komputer Jaringan - Hatsune Miku - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -