- Back to Home »
- Sistem Operasi Ke 4
Posted by : D.Putera
Sunday, 1 March 2015
Misi 2 disemster 2 ini mengusung tema sebagai berikut :
1.Instalasi sistem operasi open source
2.Administrasi sistem operasi open source.
Instalasi
Sistem Operasi Open
Source
vPartisi harddisk dan sistem file
Jenis Partisi Harddisk
ØPartisi disk merupakan suatu bagian logical dari disk drive. Setiap partisi dapat dinyatakn oleh sebuah huruf dan akan menjadi drive yang bisa diakses pada sistem
operasi anda. Mengapa kita perlu membagi harddisk lebih dari satu? Hal ini
dapat mempermudah anda dalam melakukan pengorganisasian, mempercepat kinerja
harddisk, menjaga keamanan data anda dengan pemisahan data dan sistem. Ketika
sistem rusak, data tidak terpengaruh. Selain itu, mempermudah anda dalam
melakukan penginstalan beberapa sistem operasi agar bisa dual boot.
Beberapa jenis partisi yang dikenal, sebagai berikut:
ØPartisi Primary atau partisi utama. Partisi ini dapat anda fungsikan
untuk menginstalasi sistem operasi utama anda dan harus diaktifkan terlebih
dahulu(active
partition). Jumlah maksimal dari partisi ini
maksimal empat.
ØPartisisi Extended adalah salah satu jenis dari primary partition. Jenis partisi ini tidak bisa
diisi dengan data, hanya sebagai wadah partisi logical. Jumlah maksimal hanya satu.
ØPartisi Logical adalah partisi yang berada di dalam partisi Extended.
Anda dapat membuat partisi lebih dari empat.
v Jenis
File Sistem
File sistem adalah metode penyimpanan dan pengaturan berbagai file dan data-data di dalam komputer
agar mudah dicari dan diakses. Proses pembuatan file sistem disebut dengan
format. Sistem operasi pada umumnya menerapkan file sistem yang berbeda satu
sama lain.
Berikut adalah file sistem di microsoft windows:
§FAT 16 adalah jenis file sistem yang mulai digunakan pada saat DOS. FAT
16 dapat menyimpan data hingga 2 GB.
§FAT 32 adalah file sistem yang mulai diperkenalkan pada Windows 95. FAT
32 tidak menyediakan fasilitas enkripsi pada file sistem sehingga keamanan
operasi menjadi rentan.
§NTFS adalah file sistem yang mulai diperkenalkan pada Windows NT.
Menggunakan beberapa fungsi tambahan kompresi, enkripsi, kuota, dan kecepatan
yang lebih baik dari pada FAT 32.
Berikut adalah file sistem di linux:
§Ext2 adalah file sistem yang diperuntukan untuk Linux. Ext2 membagi
file sistem menjadi blocks. Secara teori dengan block 1 KB, Ext2 dapat menyimpan satu file hingga
16 GB dengan besar partisi mencapai 4 TB( Tera Byte).
§Ext3 adalah penerusan dari Ext2 dengan penambaham fitur journaling file system. Journaling file system adalah
file sistem yang menyimpan log perubahan di jurnal sebelum ditulis ke dalam harddisk sehingga file sistem tidak corrupt ketika komputer mati tiba-tiba atau
sistem yang crash.
§Ext4 dirilis secara komplet dan stabil berawal dari kernel 2.6.28. Ext4 mempunyai
pengalamatan 48-bit block yang artinya dia akan mempunyai 1EB=1,048,576 TB
ukuran maksimum file size-nya,
fast fsck, journal check-summing, dan defragmentation
support.
§Reiser file sistem memiliki jurnal yang cepat, mirip Ext3 file sistem.
Dibuat berdasarkan balance
tree yang lebih cepat dan efisien dalam
pemanfaatan disk. Jika kita menulis file 100 bytes, hanya ditempatkan dalam satu
blol. File sistem lain menempatkannya dalam 100 blok dan menghemat disk sampai
6 %.
§Swap adalah jenis file sistem yang digunakan sebagai virtual memori. Virtual memori adalah bagian dari
harddisk yang digunakan untuk menyimpan data-data memori apabila memory full. Besar swap yang dibutuhkan 2 x
kapasitas RAM. Namun, bila anda memiliki memori yang besar, anda cukup gunakan
1 x kapasitas RAM atau lebih kecil.
Berikut adalah file sistem di linux:
§Ext2 adalah file sistem yang diperuntukan untuk Linux. Ext2 membagi
file sistem menjadi blocks. Secara teori dengan block 1 KB, Ext2 dapat menyimpan satu file hingga
16 GB dengan besar partisi mencapai 4 TB( Tera Byte).
§Ext3 adalah penerusan dari Ext2 dengan penambaham fitur journaling file system. Journaling file system adalah
file sistem yang menyimpan log perubahan di jurnal sebelum ditulis ke dalam harddisk sehingga file sistem tidak corrupt ketika komputer mati tiba-tiba atau
sistem yang crash.
§Ext4 dirilis secara komplet dan stabil berawal dari kernel 2.6.28. Ext4 mempunyai
pengalamatan 48-bit block yang artinya dia akan mempunyai 1EB=1,048,576 TB
ukuran maksimum file size-nya,
fast fsck, journal check-summing, dan defragmentation
support.
§Reiser file sistem memiliki jurnal yang cepat, mirip Ext3 file sistem.
Dibuat berdasarkan balance
tree yang lebih cepat dan efisien dalam
pemanfaatan disk. Jika kita menulis file 100 bytes, hanya ditempatkan dalam satu
blol. File sistem lain menempatkannya dalam 100 blok dan menghemat disk sampai
6 %.
§Swap adalah jenis file sistem yang digunakan sebagai virtual memori. Virtual memori adalah bagian dari
harddisk yang digunakan untuk menyimpan data-data memori apabila memory full. Besar swap yang dibutuhkan 2 x
kapasitas RAM. Namun, bila anda memiliki memori yang besar, anda cukup gunakan
1 x kapasitas RAM atau lebih kecil.
ØMetode instalasi sistem operasi clean install
§Clean Install
Metode ini dilakukan jika OS sebelumnya tidak bisa di upgrade sehingga harus dilakukan pembersihan atau penghapusan OS sebelumnya dengan cara menghapus semua data pada partisi tempat OS yang sebelumnya dan membutuhkan software untuk menginstal OS yang baru. Proses ini juga merusak OS yang sebelumnya.
Metode ini dilakukan jika OS sebelumnya tidak bisa di upgrade sehingga harus dilakukan pembersihan atau penghapusan OS sebelumnya dengan cara menghapus semua data pada partisi tempat OS yang sebelumnya dan membutuhkan software untuk menginstal OS yang baru. Proses ini juga merusak OS yang sebelumnya.
ØMetode instalasi sistem upgrade
§Upgrade
Jika OS yang akan kita install masih dalam platform OS yang sama, kita hanya melakukan upgrade. Dengan upgrade, sistem pengaturan konfigurasi, aplikasi dan data tetap tersimpan.Metode Ini hanya menggantikan file OS lama dengan file OS baru.
Jika OS yang akan kita install masih dalam platform OS yang sama, kita hanya melakukan upgrade. Dengan upgrade, sistem pengaturan konfigurasi, aplikasi dan data tetap tersimpan.Metode Ini hanya menggantikan file OS lama dengan file OS baru.
ØMetode instalasi sistem operasi multibooting
§Multi-boot
Hal ini dimungkinkan untuk menginstal lebih dari satu OS di komputer untuk membuat sistem multi-boot. Setiap OS terkandung dalam partisi sendiri dan dapat memiliki file sendiri dan pengaturan konfigurasi. Pada start-up, pengguna disajikan dengan menu untuk memilih OS yang diinginkan. Hanya satu OS dapat berjalan pada satu waktu dan mengendalikan semua perangkat keras
Hal ini dimungkinkan untuk menginstal lebih dari satu OS di komputer untuk membuat sistem multi-boot. Setiap OS terkandung dalam partisi sendiri dan dapat memiliki file sendiri dan pengaturan konfigurasi. Pada start-up, pengguna disajikan dengan menu untuk memilih OS yang diinginkan. Hanya satu OS dapat berjalan pada satu waktu dan mengendalikan semua perangkat keras
ØMetode instalasi sistem operasi virtualisasi
ØMetode instalasi sistem operasi virtualisasi
§Virtualization
Virtualisasi adalah teknik yang sering digunakan pada server. Hal ini memungkinkan beberapa salinan dari sebuah OS yang akan dijalankan pada satu set perangkat keras, sehingga menciptakan banyak mesin virtual. Setiap mesin virtual dapat diperlakukan sebagai komputer yang terpisah. Hal ini memungkinkan sumber daya fisik tunggal untuk berfungsi sebagai sumber daya beberapa logical.
Virtualisasi adalah teknik yang sering digunakan pada server. Hal ini memungkinkan beberapa salinan dari sebuah OS yang akan dijalankan pada satu set perangkat keras, sehingga menciptakan banyak mesin virtual. Setiap mesin virtual dapat diperlakukan sebagai komputer yang terpisah. Hal ini memungkinkan sumber daya fisik tunggal untuk berfungsi sebagai sumber daya beberapa logical.
Administrasi Sistem Operasi Open Source
ØPerintah – Perintah Dasar
Linux
¨
1. & 17. hostname 33. scp
2. adduser 18. kill 34. shutdown
3 alias 19. less 35. su
4. apt-cache 20. logout 36. tail
5. apt-get 21. ls 37. talk
6. bg 22. man 38. tar
7. cat 23. mesg 39. umount
8. cd 24. mkdir 40. unalias
9. chgrp 25. more 41. unzip
10. chown 26. mount 42. wall
11. cp 27. mv 43. who
12. fg 28. nano 44. xhost +
13. find 29. passwd 45. xset
14. grep 30. pwd 46. zip
15. gzip 31. rm
16. halt 32. rmdir
Sekilas Tentang
Command Line
Seperti halnya bila kita mengetikkan perintah di DOS,
command line atau baris perintah di Linux juga diketikkan di prompt dan diakhiri dengan menekan tombol Enter pada keyboard untuk mengeksekusi perintah tersebut.
Baris perintah merupakan cara yang
lebih efisien untuk melakukan
sesuatu pekerjaan. Oleh karena itu pemakai
Linux tetap mengandalkan cara
ini untuk bekerja. Sebaiknya pemula juga harus mengetahui dan
sedikitnya pernah menggunakan perintah baris ini karena suatu saat
pengetahuan akan perintah-perintah ini bisa sangat diperlukan.
Berikut akan dijelaskan beberapa perintah dasar yang
mungkin kelak
akan sering digunakan terutama oleh para pemula. Perhatian: pengetahuan
akan perintah-perintah yang
lain akan segera bertambah seiring dengan
kemajuan Anda menguasai sistem operasi
Linux ini.
Penjelasan masing-masing perintah akan dipersingkat saja dan untuk
mengetahui lebih
detail lagi fungsi-fungsi suatu perintah, Anda dapat
melihat manualnya, misalnya dengan mengetikkan perintah man:
Øman adalah perintah untuk menampilkan manual dari suatu perintah. Cara untuk menggunakannya adalah dengan mengetikkan man diikuti dengan perintah yang ingin kita ketahui manual pemakaiannya.
Contoh:
$ man ls
ØPerintah-Perintah Dasar
Linux
Sebagai panduan Anda, berikut adalah daftar perintah secara alfabet. Sebenarnya, Anda dapat saja menekan tab dua kali
untuk melihat semua kemungkinan perintah yang
dapat digunakan. Misalnya
Anda ingin mengetahui perintah apa saja yang
dimulai dengan huruf a,
maka Anda cukup mengetikkan a lalu tekan tab dua
kali!
Perintah
& digunakan untuk menjalan perintah di belakang (background) Contoh:wget
Operasi
file dan struktur direktori
ØOperasi File
Dan Struktur Direktori ORGANISASI FILE Sistem file pada Linux menyerupai pepohonan (tree), yaitu dimulai dari root, kemudian direktori dan sub dirrektori. Sistem file pada Linux diatur secara hirarkhikal, yaitu dimulai dari root dengan symbol “/” seperti Gambar 3.1. Kita dapat menciptakan File dan Direktori mulai dari root ke bawah. Direktori adalah file khusus, yang berisi nama file dan INODE (pointer yang menunjuk ke data / isi file tersebut). Secara logika, Direktori dapat berisi File dan Direktori lagi (disebut juga Subdirektori). 18 disini saya akan menjelaskan direktori serta deskripsi nya /etc : Berisi file administrative (konfigrasi dll) dan file executable atau script yang berguna untuk administrasi system. /dev : Berisi file khusus yang merepresentasikan peralatan hardware seperti memori, disk, printer, tape, floppy, jaringan dll.
/bin : Berisi utilitas sistem level rendah (binary) . /sbin : Berisi utilitas sistem untuk superuser (untuk membentu administrasi sistem). /usr/sbin : Berisi utilitas sistem dan program aplikasi level tinggi. /usr/bin